Mengetahui Proses Pengecoran Beton secara Bertahap

By | Maret 7, 2020

Konstruksi Indo, Mengetahui Proses Pengecoran Beton secara Bertahap – Pengecoran merupakan suatu proses penuangan beton segar ke cetakan. Beton struktur yang di dalamnya telah dirangkai besi tulangan. Sebelum melakukan pekerjaan pengecoran, maka wajib dilakukan inpeksi pekerjaan terlebih dahulu. Untuk memastikan bahwa tulangan besi dan bekisting sudah dipasang sesuai dengan rencana. 

Untuk lebih jelasnya mengenai pengecoran beton secara bertahap akan di bahas secara detail dalam artikel kali ini.

Proses Pengecoran Beton secara Bertahap

Yang Harus Diperhatikan Sebelum Memulai Pekerjaan Pengecoran

Sebelum melakukan pekerjaain ini, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan agar hasilnya bisa maksimal, seperti:

  • Para pekerja yang ingin melakukan pekerjaan harus mengenakan pakaian pelindung.
  • Ketepatan elevasi dan ukuran harus disesuaikan dengan rencana.
  • Agar selama pengerjaan pengecoran tidak mengalami pergerakan maka harus menggunakan bekisting yang kuat. 
  • Beton dan bahan-bahan lain yang telah mengeras dalam alat pengangkut tidak harus dibersihkan terlebih dahulu. 
  • Bekisting yang akan dilakukan pengecoran harus dalam kondisi kering dan bersih dari sampah atau kotoran lainnya.
  • Komponen-komponen seperti besi, joint, ekspansion dan bahan lain yang akan ditanam dalam beton hendaknya sudah terpasang semua.
  • Biasanya, pihak Direksi Pengawas akan memeriksa terlebih dahulu semua persiapan dan proses pembesiannya. Jika pemasangan besi sudah tersusun rapi maka akan disetujui secara tertulis.
  • Untuk mencegah terjadinya perembesan maka subgrade semipous harus dibasahi sebelumnya. Subgrade yang porous juga harus mendapatkan lapisan bahan pengisi yangtelah disetujui oleh Direksi Pengawas.
READ  Jasa Pengolahan Limbah Rumah Sakit di Bali Terbaik

Tahap-Tahap pengecoran Pelat dan Balok

Proses pengecoran beton secara bertahap harus memenuhi standarisasi agar hasilnya maksimal. Pengecoran pada bagian balok dan pelat harus memiliki volume yang masif. Sehingga dalam proses pengecoran harus menggunakan concrete pump. Berikut ini tahapan-tahapan yang harus dilakukan:

  1. Beton yang berasal dari truk ready mix akan dialirkan langsung ke concrete pump.
  2. Setelah dari concrete pump yang sudah ready mix akan dipompa dan dialirkan menuju kebagian elemen stuktur bangunan yang akan dilakukan pengecoran. Pompa yang digunakan bisa disesuaikan dengan cara dilepas ataupun disambung. Pada bagian alat ini juga terdapat pemutar pipa,sehingga memudahkan saat proses penuangan beton, sehingga lebih mudah diratakan.
  3. Setelah proses penuangan beton maka harus segera diratakan dengan menggunakan alat penggaruk, agar beton cepat tersebar dengan merata. Setelah proses perataan selesai, maka akan dilakukan pemadatan menggunakan concrete vibrator. 
  4. Proses pemadatan beton bertujuan untuk mengeluarkan udara yang terperangkap di dalam beton, sehingga menjadi lebih padat dan menghasilkan beton berkualitas. Untuk menghindari terjadinya bleeding, maka dalam proses pemadatan beton tidak boleh dilakukan terlalu lama. Proses pemadatan biasanya tidak melebihi dari 30 detik.
  5. Setelah itu, tunggu beberapa saat dan permukaan beton harus langsung diratakan menggunakan papan kayu agar hasilnya lebih halus.
READ  Jarak dan Ukuran Ideal Besi Cor dak untuk Rumah plat beton lantai 2

Perawatan Beton

Untuk melakukan perawatan beton atau curing harus dilakukan setelah proses pengecoran dan beton sudah dalam kondisi mengeras. Perawatan ini bertujuan agar tidak mengalami hidarasi pada proses selanjutnya. Karena jika kehilangan air secara cepat maka akan menyebabkan keretakan pada beton.

Salah satu material utama yang digunakan untuk curing beton yaitu curing compound. Curing ini merupakan material dengan bahan dasar syntetic rubber yang ditambahkan pelarut dan juga bahan-bahan lain yang berfungsi untuk melindungi beton. 

Material ini akan melindungi selama masa pengikatan awal agar tidak kehilangan air yang disebabkan dari panas sinar matahari ataupun angin. Pada umumnya material ini akan mengering dalam waktu yang cukup singkat. Karena berbentuk lapisan tipis, sehingga mampu melindungi beton dari air. Selain itu juga memiliki sifat kedap air dan penguapan secara berlebihan pada saat proses pengikatan awal.

Curing compound akan di aplikasikan langsung pada beton yang mulai mengering dengan cara disemprotkan dengan alat pompa penyemprot yang telah diolesi dengan kuas roll.  Curing compound ini bisa dilewati orang karena sifatnya kedap air, setelah kurang lebih 2 jam dari proses aplikasiaanya.

Baca juga: Berapa sih Jarak Anyaman Besi Cor Lantai?

READ  Jenis Bangunan dalam Proyek Kontruksi

Penutup

Itulah beberapa proses pengecoran beton secara bertahap yang dapat Anda ketahui secara detail. Jadi untuk menghasilkan beton yang berkualitas, maka harus mengikuti tahap-tahap di atas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × 4 =