Mengenal Konstruksi Jalan

By | April 16, 2020

Pembangunan yang mulai terus digalakkan pemerintah terutama untuk keperluan masyarakat sipil. Maka perlu rasanya mengenal konstruksi jalan lebih lanjut lagi. Tentu hal tersebut akan menarik untuk dibahas karena memang memiliki banyak manfaat mulai dari ekonomi, sampai mobilitas.

Jenis Konstruksi Jalan di Indoensia

Setiap jenis pasti mempunyai karakternya masing-masing, tentu hal tersebut juga berdampak pada pengaplikasiannya. Di antaranya ada yang dijadikan jalan utama kendaraan ringan, kemudian alat berat, serta difungsikan sebagai stapak dan lokasinya dekat rumah warga.

Setiap konstruksi jalan tersebut juga punya kelebihan juga kekurangannya masing-masing. Jika pembaca merupakan orang yang berkecimpung atau berhubungan langsung dengan hal tersebut. Maka penting untuk mengenal lebih jauh, misalkan untuk keperluan bisnis atau tempat tinggal.

Contohnya jika berada diposisi menjadi seorang distributor barang-barang sembako atau toko. Pasti hampir setiap hari tempat tersebut akan didatangi mobil-mobil box untuk mengantar produk. Tentu saja apabila jalan ke lokasinya jelek atau tidak tepat, maka bisa saja berpengaruh pada pengiriman.

READ  Cara memilih Lokasi properti yang bagus

Penjelasan Lengkap Jenis Konstruksi Jalan

Terdapat banyak sekali macam jika ingin mengenal konstruksi jalan secara keseluruhan. Namun di Indoensia sendiri umumnya ada tiga jenis yang biasa ditemui. Terutama untuk daerah-daerah sekitar pemukiman warga di antaranya beton, aspal dan paving block.

1. Konstruksi Jalan Beton

Jenis pertama adalah konstruksi jalan beton atau juga disebut perkerasan kaku. Seperti namanya untuk komposisi terbuat dari plat (slab) beton semen. Namun difungsikan sebagai pelapis pondasi bagian atas, serta di bagian bawah tepat sebelum dasarnya yaitu tanah.

Konstruksi Janis beton memiliki karakter yang lebih kuat dibanding lainnya. Alasannya karena modulus elastisitas di dalamnya tergolong tinggi. Jika belum paham hal tersebut adalah angka untuk melakukan pengukuran objek dan ketahanan bahan ketika gaya atau tekanan diterapkan di atasnya.

2. Konstruksi Aspal

Jenis konstruksi berikutnya adalah aspal, yang biasanya memiliki warna cairan hitam pekat. Pengaplikasiannya biasa dipergunakan sebagai jalan untuk dilewati berbagai model kendaraan. Diantaranya mulai dari motor, mobil, sampai dengan truk atau bus berkelas menengah ke atas.

Nama lain dari jalan aspal adalah hot mix,lebih jelasnya cairan tersebut difungsikan menjadi bahan untuk mengikat material lainnya. campurannya sulit untuk dibuat, karena itulah biasa didatangkan dari luar negeri. Di antaranya berlabel Shell atau ESSO 2000, harganya sendiri juga terbilang mahal.

READ  Jasa Interior Desain Bali

3. Konstruksi Jalan Paving Block

Jenis konstruksi selanjutnya yang umum berada di pemukiman adalah paving block. Bahan pembuatnya yaitu dari campuran semen, pasir, serta serbuk bata dan lain-lain. Sedangkan tipe komposisi menurut acuan pembuatan (SII.0819-88), menggunakan Portland Cement.

Konstruksi jalan yang berjenis paving block sendiri memiliki ciri warna serta bentuknya unik. Di antaranya mulai dari segi empat, lima, delapan sampai lingkaran. Sedangkan untuk proses pemasangan sendiri cukup mudah, syaratnya berukuran 2mm dengan ketebalan bidang 3mm.

Kelebihan dan Kekurangan Masing-Masing

Berikut ulasan lengkap terkait kelebihan dan kekurangannya:

1. Konstruksi Jalan Beton

Kelebihan

  • Jika jalanan menggenang maka tidak akan gampang rusak.
  • Perawatan jalan beton lebih murah jika dibandingkan jenis aspal.
  • Memperbaiki kondisi tanah jalan yang buruk karena dilewati kendaraan kelas berat.

Kekurangan

  • Proses pembuatan konstruksi cukup rumit karena memperhatikan bobot kendaraan yang biasa menggunakan jalan.
  • Suasana jalan serta lingkugannya menjadi gersang, panas, dan keras.

2. Konstruksi Jalan Aspal

Kelebihan

  • Memiliki kontur permukaan yang halus dan tidak ada gelombang.
  • Memberikan dampak aman dan nyaman secara psikologis karena berwarna hitam.
  • Menghindarkan dari genangan air berlebih karena adanya drainase.
  • Perawatan saat jalan aspal rusak lebih mudah karena tinggal menggali dan menambalnya.
READ  Jasa Pengolahan Limbah di Bali Terbaik dan Profesional

Kekurangan

  • Saat ada genangan air diatasnya dalam waktu lama akan cepat berlubang dan rusak.

3. Konstruksi Jalan Paving Block

Keuntungan

  • Proses pemasangan paving block lebih mudah dan murah karena tanpa alat khusus.
  • Pembongkaran akan lebih mudah dan bentuknya yang unik memberi kesan bagus.
  • Jalan paving block memiliki daya tahan lebih tinggi terhadap panas serta beban kendaraan kelas ringan dan menengah.
  • Memiliki banyak pori dan celah sehingga dapat terhindar dari genangan air.

Kekurangan

  • Tidak kuat dan rusak jika dilewati kendaraan kelas berat.

Itulah tadi beberapa penjelasan untuk mengenal konstruksi jalan lebih dalam. Jenis yang disebutkan di atas biasa ditemui di Indoensia sampai hampir ke daerah pelosok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × three =