Jenis-Jenis Konstruksi Bangunan yang Sering Digunakan

By | April 22, 2020

Bagi Anda yang berkecimpung di dunia proyek pembangunan, mengenal jenis-jenis konstruksi bangunan sangat diperlukan. Jika seorang arsitek atau pekerja tidak memahami terkait hal itu, maka bisa jadi gedung hasil rancangan mereka mempunyai tingkat kekuatan di bawah rata-rata.

Jenis Jenis Konstruksi Bangunan

Sebenarnya,konstruksi memiliki berbagai jenis yang sangat beragam.Akan tetapi, hal itu belum banyak diketahui oleh masyarakat khususnya orang awam dalam dunia pembangunan. Adapun, jenis-jenisnya tersebut terbagi dalam klasifikasi-klasifikasi tertentu sesuai fungsi dari masing-masing proyek.

1. Konstruksi Jalan

Jenis jenis konstruksi yang pertama yakni konstruksi jalan. Proyek ini biasanya meliputi proses penggalian, pengaspalan, pengurugan, pemapingan, serta pengerasan jalan raya. Hal tersebut sering kali dilakukan dan dapat Anda lihat secara langsung di banyak akses nasional.

Bisanya, konstruski jenis ini direncanakan secara khusus oleh departemen pekerjaan umum yang berada di bawah naungan pemerintah pusat serta daerah. Pekerjanya pun juga merupakan orang-oramg proyek tunjukan khusus atau pemenang lelang.

Bahan-bahan yang digunakan dalam pembangunan konstruksi jalan ini sangatlah beragam. Alatnya pun lengkap dan tidak membutuhkan proses lama karena dikerjakan oleh banyak pekerja serta anggarannya pun tercukupi secara penuh oleh pemerintah.

READ  8 Desain Taman Rumah Minimalis yang Menginspirasi

2. Konstruksi Bangunan

Jenis jenis konstruksi  selanjutnaya konstruksi bangunan. Berbicara mengenai konstruksi bangunan, maka hal tersebut akan memiliki kaitan erat dengan pembangunan hotel, pusat perbelanjaan, tempat ibadah, restoran, rumah sakit, sekolah, dan bahkan kediaman warga pada umumnya.

Dalam konstruksi bangunan ini, pihak yang mengerjakannya lebih banyak berasal dari perusahaan swasta non-pemerintah. Ia memang dibuat untuk tujuan khusus oleh pemiliknya secara pribadi tanpa melibatkan khalayak ramai.

Pembangunan konstruksi bangunan itu desainnya akan dikerjakan oleh para arsitek jika untuk membangun gedung fasilitas umum. Jika hanya pembuatan rumah saja, maka sketsa gambar bangunannya dapat dibuat sendiri oleh sang empunya.

3. Konstruksi Jembatan

Jenis jenis konstruksi  ke 3 adalah konstruksi jembatan. Pembuatan jembatan juga membutuhkan perencanaan matang-matang. Semua rencana itu dimulai dari proses perencanaan, pembuatan desain, pelelangan kontraktor, hingga akhirnya sampailah pada tahap pelaksanaan pembangunan.

Karena pembuatan jembatan merupakan sebuah proyek fasilitas umum, maka semua kebijakannya pun akan ditanggung oleh pemerintah. Pekerja yang menjalankan proses pembangunan pun akan dilelang dan dipilih berdasarkan kualitasnya agar hasil konstruksi kuat serta tahan lama.

Perihal lama waktu penyelesain pengerjaannya, biasanya hal tersebut akan ditarget oleh pemerintah. Oleh sebab itu, proyek pembangunan jembatan pun pada umumnya dikerjakan baik itu siang dan malam oleh para pekerja sehingga mereka pun akan membuat basecamp di dekat jembatan.

READ  Jarak dan Ukuran Ideal Besi Cor dak untuk Rumah plat beton lantai 2

4. Konstruksi Taman

Pembangunan taman merupakan sebuah proyek yang tidak bisa dibilang sepele. Semua hal yang dikerjakan harus benar-benar diperhatikan dengan baik dan mendetail karena itu nantinya akan berhubungan dengan estestika atau keindahannya.

Untuk taman umum yang seperti halnya alon-alon atau hutan kota biasanya semua proses pembangunanya akan ditangani oleh dinas kebudayaan dan pariwisata daerah setempat. Pemborongnya pun dipilih secara lelang dan bisanya mengedepankan harga paling terjangkau.

Berbeda dengan hal tersebut, untuk taman yang sifatnya pribadi atau berada di halaman suatu fasilitas umum seperti halnya sekolah, kampus, atau rumah sakit, maka pembangunannya hanya melibatkan sedikit pekerja dan desainnya pun bisa dikerjakan oleh ownernya sendiri karena ukuranya sempit.

5. Konstruksi Tempat Wisata

Tempat wisata yang akan menjadi trend center dan dikunjungi banyak orang tentunya pembangunan konstruksinya pun haruslah benar-benar direncanakan dengan baik. Pemilihan desain serta kontraktor proyeknya tidak boleh dilakukan asal begitu saja.

Jika konstruksi tempat wisata benar-benar dikerjakan dan didesain dengan detail, maka akan tercipta bangunan, fasilitas umum, serta wahana-wahana menarik yang tentunya dapat menarik minat banyak masayarakat untuk senantiasa selalu mengunjunginya ketika waktu liburan telah tiba.

Nah,segala sesuatu terkait dengan proyek konstruksi tempat wiasata ini dihandle secara penuh oleh managementnya. Hal tersebut bisa berasal dari swasta maupun kepemerintahan. Tentunya, struktur kepanitiaan di sini harus jelas sehingga masing-masing anggota dapat bertanggunggjawab.

READ  Dasar-Dasar Kontruksi Bangunan untuk Para Pemula

Sekarang Anda telah memahami jenis nya beserta tahapan pembuatannya, bukan? Dengan begitu, akan lebih mudah untuk menentukan jenis mana yang akan dipilih untuk pembuatan beberapa konstruksi lainnya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18 − eleven =