Jasa Konstruksi Meliputi Apa Saja? Ini Penjelasannya!

By | Juli 1, 2020

Usaha konstruksi adalah salah satu kegiatan yang mencakup sosial, budaya dan bidang ekonomi yang menjadi faktor penting dalam mencapai beberapa tujuan, khususnya demi mendorong terwujudnya pembangunan nasional. Lalu jasa konstruksi meliputi apa saja? Simak penjelasannya berikut.

Mengenal Jasa Konstruksi

Jasa konstruksi merupakan penyedia layanan kegiatan dalam membangun sarana maupun prasarana yang meliputi pembangunan prasana sipil, membangun gedung, hingga pemasangan fasilitas kelistrikan dan mekanikal. Meskipun jasa ini dikenal sebagai suatu pekerjaan, masih ada hal lain yang dilakukan.

Kegiatan yang memiliki ragam pengerjaan lain akhirnya melengkapi sebuah bangunan. Maka dari itu, ada bidang atau sub bidang konstruksi dinamakan klasifikasi. Saat ini jasa konstruksi semakin berkembang selaras dengan pembangunan yang kian pesat.

Untuk majunya sebuah daerah, dibutuhkan jasa konstruksi sebab keperluan dalam membangun gedung khususnya untuk dijadikan industri, berbagai kebutuhan umum, pemukiman dan sejenisnya akan semakin meningkat apalagi untuk jangka waktu ke depan.

Jasa Konstruksi Meliputi Apa Saja? Berikut Beberapa Aspek yang Masuk Kedalamnya.

Dalam menyangkut kegiatan konstruksi sebuah jasa konstruksi ditentukan oleh beberapa aspek. Sesuai dengan peraturan perundang-undangan tahun 1999 Nomor 18 berisi bahwa jasa konstruksi meliputi perencanaan, pelaksanaan dan konsultansi pengawasan pekerjaan konstruksi.

READ  Alat Kontruksi Baru untuk Tahun Ini

1. Aspek Perencanaan Konstruksi

Untuk berlangsungnya kegiatan konstruksi, perlu dilakukan sebuah aspek konstruksi secara terencana. Mulai dari proses planning teknik dalam menentukan berapa besar biaya yang akan dikeluarkan, seperti apa desain bangunan, serta persyaratan lain termasuk dalam perencanaan konstruksi.

Melalui penyusunan jadwal rencana yang baik, itu akan menjadi tolak ukur apakah kegiatan pembangunan seperti keamanan, dampak di sekitar lingkungan, pendanaan logistik, material yang tersedia, nyaman atau tidaknya masyarakat umum dengan berjalannya proses konstruksi dan sebagainya.

2. Aspek Pelaksanaan Konstruksi

Subjek yang bertugas sebagai pelaksana konstruksi memberikan fasilitas jasa dalam melaksanakan pekerjaan konstruksi. Berupa kegiatan bertahap atau bagian dari sebuah pengerjaan bangunan berawal dari penyediaan lapangan hingga memberikan hasi akhir dari proses kerja konstruksi.

Seorang kontraktor di sini memiliki andil sebagai kepala proyek. Mereka biasanya bekerja di dalam kantor, sementara praktek di lapangan merupakan tugas mandor proyek dalam memantau tukang, ahli dan buruh bangunan, khususnya ketika menuntaskan bentuk fisik dari sebuah konstruksi.

3. Aspek Pengawasan Konstruksi

Pada aspek berikut ini, pengawas konstruksi memiliki tugas sebagai jasa kontraktor bali yang melayani sebagian hingga seluruh pelaksanaan kerja konstruksi. Mereka dalam hal ini biasa disebut konsultan pengawas. Berwenang dalam mengadakan administrasi umum khususnya dalam kontrak kerja yang disepakati.

READ  Dasar-Dasar Kontruksi Bangunan untuk Para Pemula

Tugas lainnya sebagai konsultan pengawas adalah mempertimbangan serta memberi saran kepada kontraktor dan pemilik proyek dalam pelaksanaan konstruksi. Memperingatkan hingga menegur satu atau lebih pihak yang terlibat dalam pengerjaan juga menjadi tanggung jawab dari supervision engineer. 

Bentuk Fisik dari Jasa Konstruksi

Definisi dari bentuk fisik adalah sesuatu yang tampak, terlihat dan bisa dirasakan kehadirannya secara nyata. Sudah banyak wujud dari hasil pengerjaan konstruksi yang dapat dirasakan manfaatnya bagi kepentingan umum. Itulah sebabnya mengapa sektor pembangunan terus mengalami peningkatan.

Banyak sekali fasilitas yang dapat dinikmati oleh masyarakat umum, biasanya bersifat sementara atau permanen tergantung dengan alokasi fungsi dan kepemilikan. Lalu bentuk fisik sebuah jasa konstruksi meliputi apa saja? Berikut beberapa di antaranya:

  • Rumah untuk penduduk, kepentingan dinas, rusun, rumah tunggal dan sebagainya.
  • Gedung satu lantai dan bertingkat untuk perkantoran maupun toko.
  • Jembatan perlintasan, baik berupa rel maupun penyebrangan.
  • Dam atau bendungan air.
  • Apartemen, hotel, penginapan, dan sebagainya.
  • Landasan Udara Pesawat Komersil dan Militer.
  • Dermaga dan Pelabuhan
  • Stasiun Kereta Api, Lintas Rel Terpadu dan Moda Raya Terpadu.
  • Dan lain-lain.

Sebenarnya masih banyak lagi bentuk fisik dari hasil konstruksi, mengingat banyaknya kebutuhan hampir di setiap sektor. Itulah sebabnya peran dari jasa konstruksi sangat penting karena dikerjakan oleh orang-orang yang ahli di bidangnya dan dalam proses membangun tidak bisa dilakukan secara asal-asalan.

READ  Mengenal Konstruksi Jalan

Jasa konstruksi meliputi apa saja? Akhirnya terjawab sudah melalui penjelasan di atas, baik dari segi aspek perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan hingga hasil akhir dapat terlihat pada bentuk fisik.

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four × 3 =