Ingin Dapat Job Besar, Ketahui Proses Tender Proyek Konstruksi

By | April 22, 2020

Sekarang banyak perusahaan baik milik swasta ataupun BUMN yang menawarkan kerjasama di bidang pembangunan, sebab usaha tersebut peluangnya cukup besar dan terbuka lebar, jika Anda ingin mendapatkan pekerjaan di bisnis ini penting untuk mengetahui detail proses tender proyek Konstruksi.

Tahapan Proses Lelang Tender Proyek Konstruksi

Jika Anda berminat terjun mengikuti lelang di bidang proyek Konstruksi, maka penting untuk mengetahui beberapa tahapan dalam proses tender yang umum dilakukan, baik oleh perusahaan swasta maupun BUMN, di antaranya seperti berikut:

1. Tahap Kualifikasi

Pada umumnya sebuah proses tender akan diawali dengan tahap prakualifikasi, nantinya perusahaan yang mempunyai proyek tersebut akan menunjuk orang-orang berkompeten dalam bidang Konstruksi sebagai panitia pengadaan.

Panitia yang sudah terbentuk selanjutnya akan menentukan kualifikasi meliputi indikator identifikasi kemampuan calon peserta serta ruang lingkup pekerjaan dalam tender tersebut. Jika tugas ini telah selesai, informasi lelang siap dipublikasikan secara umum.

READ  Jasa Pengolahan Limbah di Bali Terbaik dan Profesional

2. Tahap Pengumuman atau Undangan

Pada tahap ini pihak panitia pengadaan tender akan mempublikasikan pengumuman mengenai proyek yang akan dilelang melalui website resminya, dan beberapa media massa pendukung lainnya sehingga mudah ditemukan oleh para kontraktor.

Pihak pengadaan biasanya juga akan membagikan informasi tersebut melalui situs milik BUMN. Bahkan dalam beberapa kasus panitia juga mengirimkan undangan kepada beberapa vendor yang aktif mengikuti lelang tender di bidang Konstruksi.Ini adalah hal pasti di lakukan dalam proses tender proyek konstruksi .

3.Tahap Pendaftaran

Pada tahap ini, para kontraktor ataupun vendor yang hendak mengikuti proses lelang tender tersebut diharuskan mengisi formulir pendaftaran serta melengkapi beberapa berkas persyaratan sesuai ketentuan panitia.

Berkas penting yang harus dilengkapi oleh para kontraktor ataupun vendor diantaranya seperti Surat Izin Usaha Perdagangan, Akta Perusahaan, Nomor Pokok Wajib Pajak, serta dokumen kelegalan lainnya.

4. Tahap Pemberian Penjelasan

Pada tahap pemberian penjelasan ini, biasanya pihak panitia akan memberikan dokumen berisikan informasi secara rinci dan spesifik pekerjaan yang akan dilelang dalam tender dan harus dikerjakan oleh para kontraktor ataupun vendor.

Dokumen tender tersebut berisikan tentang metode pengadaan, cara penyampaian proposal penawaran, berkas penting yang harus dilampirkan, ketentuan harga, proses evaluasi, masa berlaku serta penjamin. Semua hal itu akan dijelaskan dalam sebuah acara agar ada kesamaan persepsi.

READ  Tips Membeli Properti Pertama Anda

5. Tahap Penyampaian Proposal Penawaran

Tahap selanjutnya, para kontraktor ataupun vendor diminta untuk membuat proposal penawaran sesuai ketentuan panitia dan kemudian akan diseleksi. Peserta lelang tender yang tidak dapat menyelesaikan pada batas waktunya maka dianggap gugur.ini adalah hal wajib dalam proses tender proyek konstruksi.

Selanjutnya pihak panitia akan melakukan seleksi dari proposal dan mengundang para kontraktor ataupun vendor yang lolos untuk mengikuti tahap kick off meeting untuk memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai pengajuan penawaran tersebut.

6. Tahap Evaluasi Proposal Penawaran

Pada tahap evaluasi proposal ini pihak panitia akan memerika, menilai serta melakukan anilisis secara rinci dan detail mengenai dokumen penawaran yang diajukan oleh para kontraktor. Baik dari segi administrasi, teknis maupun harga.

Tahapan evaluasi ini biasanya panitia pengadaan tender akan menentukan beberapa metode yang dipakai untuk menilai Diantaranya seperti sistem gugur, merit point system, economic life ycle cost, berdasarkan kualitas teknis, pagu anggaran dan biaya terendah.

7. Tahap Penetapan dan Pengumuman Hasil Pemenang

Setelah panitia melakukan proses evaluasi berdasarkan proposal penawaran dari peserta tender. Selanjutnya pihak kontrantor ataupun vendor yang memperoleh nilai tertinggi berdasarkan indikator sistem penilaian maka ditetapkan sebagai pemenang.

READ  Hal yang Harus Diperhatikan dalam Konstruksi Kolam Renang

Pada tahap ini panitia pengadaan akan mengumumkan hasil dari masing-masing para peserta tender. Kemudian berdasarkan indikator tersebut kontraktor ataupun vendor yang memperoleh nilai tertinggi dalam memberikan solusi terbaik ditetapkan sebagai pemenang.

8. Tahap Sanggah

Di akhir proses tender proyek konstruksi umumnya ada tahapan sanggah. Para peserta yang tidak setuju dengan hasil dari panitia dapat mengajukannya melalui surat tertulis kepada pihak berwenang. Maksimal 5 hari kerja setelah pengumuman keluar.

Pada tahap akhir ini, para kontraktor maupun vendor apabila menemukan kejanggalan yang menyalahi aturan yang merugikan. Peserta selama proses lelang berlangsung dapat mengajukan sanggah.

Semoga informasi proses tender proyek Konstruksi di atas bisa menambah wawasan. Terutama bagi Anda pemilik usaha yang hendak mengikuti kegiatan di bidang tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

seven − 1 =